peraturan

Fungsi Yellow Box Junction Harusnya Konsisten

Posted on Updated on


Para bro sekalian, mungkin sudah tau apa yang namanya Yellow Box Junction, sekedar mengingatkan saja, Yellow Box Junction merupakan sebuah marka lalu lintas, di persimpangan lampu lalu lintas (bisa pertigaan atau perempatan), biasanya marka jalan ini berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang berwarna kuning yang tergambar di aspal.

Yellow Box Junction di Sarinah (sumber foto:vivanews.com)

Katakanlah yang paling banyak dikenal marka ini berada di Sarinah Thamrin Jakarta Pusat, penerapannya lumayan tegas di area ini, sudah banyak kendaraan ditilang karena melanggar marka tersebut, harapan untuk konsisten terhadap peraturan lalu lintas diharapkan semakin kuat dengan adanya marka Yellow box Junction ini, tapi alangkah terkejutnya saya Read the rest of this entry »

Advertisements

Taat dijalan itu enak lho

Posted on Updated on


Sore ini cukup enak, cuaca mendukung (maksudnya adem) ketika tiba saatnya pulang kantor (yess!!) melihat jam telah menunjukkan pukul 17.15 WIB, “ahhh alamat bakalan padet bin macet nih” gw pikir begitu, eh..eh..eh..ternyata mas bro, jalanan lumayan agak lenggang loh, apa karena pada pulang cepet yah?, tapi emang setau gw senin tuh klo sore ngga telalu macet deh.

Read the rest of this entry »

Angel Eyes BUKAN Untuk jadi Lampu Utama!!!

Posted on Updated on


Angle Eyes LED di Motor sendiri :p Beberapa bulan belakangan  sebuah variasi aksesoris elektrik dengan jenis lampu sedang ramai dan marak digunakan, yup, Angel Eyes, atau juga bsia disebut Eye Shadow, atau bahan Devil eye. Bentuknya yang melingkar menyerupai pandangan mata, membuat pencinta variasi aksesoris lampu menjamur, dulu seingat saya harga untuk 1 buah Angel Eyes itu bisa mencapai diatas 200rb, sekarang pun bisa didapat dengan harga paling murah 45rb, tergantung permintaan, jenis dan macamnya.

Angel eyes ini pun terbagi dalam 2 macam, Angel Eyes Neon dan Angel eyes LED, fungsinya sama hanya jenis lampunya saja yang berbeda, dimana dengan Angel Eyes Neon cahaya akan menyebar ke reflektor lampu, dan Angel Eyes LED, cahaya sifatnya menyorot layaknya lampu.

Angle Eyes LED dan Angle Eyes Neon di Malam hari, Foto:Akbar

Namun Akhir akhir ini banyak sekali saya lihat dijalan fungsi Angel Eyes berubah, Angel eyes yang fungsinya memang sebagai variasi/aksesoris pemanis tampilan lampu, sekarang malah dijadikan layaknya lampu utama, banyak pengguna2 motor menyalakan Angel Eyes-nya saja tanpa menyalakan lampu Utama pada malam hari, suatu ketololan dan kekeliruan yang sangat besar.

Saya akui memang secara tampilan sungguh manis dan cantik (ibaratnya sih begitu,hehehe :d) ketika malam hari Angel Eyes menyala, baik yang mempiunyai 1 headlamp ataupun 2 headlamp di motornya. Setiap orang yang melihatnya pun saya yakin akan menempatkan pandangannya pada motor ber Angel Eyes tersebut, namun alangkah TOLOLnya (maaf kalau bahasa saya kasar, karena saya rasa benar benar tolol menggunakan Angle Eyes saja pada malam hari) Mereka tidak menyalakan lampu utama, hanya Angle Eyesnya saja, pertanyaannya apakah mereka dapat melihat kondisi jalanan hanya dengan Angle eyes saja?,saya yakin tidak jelas dan membahayakan,  saya sendiri cukup melihat suatu fenomena yang berujung pada pencideraan unsur safety riding dalam berkendara.

Lalu, kapan menggunakan Angel Eyes kalau bukan malam hari?, gampang, gunakan Angel Eyes ketika senja datang, mulai jam 5 sore sampai jam 6 sore, itu adalah waktu untuk memperlihatkan cantiknya motor dengan Angle Eyes, tapi jangan LUPA wajib menyalakan lampu utama.

Contoh Angle Eyes dimalam hari, dilihat dari jauh tanpa ada lampu. Foto:Akbar

Dan memang seharusnya bukan menyalakan/menghidupkan Angel Eyes saja, tetapi peraturan UU no.22 tahun 2009 berbunyi “roda dua wajib menyalakan lampu utama pada siang hari” , so artinya tetep wajib nyalakan lampu utama loh, dan juga kalau mau lebih cantik ya nyalakan saja angle eyesnya dbarengi dengan lampu utama, gaya dapat, safety pun dapat.