komersil

Kejadian Lagi, Foto Hasil Jepretan Saya Dipakai Jualan

Posted on


IMG_20140426_110409

Mungkin banyak dari kalian yang menganggap bahwa mencomot foto di internet, menggunakan foto/gambar yang entah punya siapa dari internet atau mungkin juga pernah mendapati foto hasil karyanya digunakan pihak lain dan menganggap merupakan hal yang biasa. Kenapa menganggap biasa? bisa jadi malas berurusan lebih panjang, banyak hal yang harus dikerjain, menganggap “yaudahlah mau diapain, biarin aja” dan sebagainya, tetapi banyak pula yang mengkritik bahwa tidak bisa sembarangan comot-comot foto lalu dipublish atau dipajang di social media.

Oke, kita kesampingkan dulu soal hukum atau undang-undang soal hak karya cipta ini. Pakai pendekatan etika saja, saya rasa tidak etis rasanya menjual/mengiklankan produk tetapi menggunakan hasil foto/gambar punya orang lain. Seperti yang saya alami untuk kedua kalinya, yang pertama ialah foto motor saya lengkap dengan asesoris fullbox dipajang menjadi sebuah banner di lapak penjual box asesoris di daerah Puertorico (red:Purwokerto). Yang kedua ialah tadi pagi, melihat salah satu share post dari salah satu akun Facebook,  dimana foto saya dijadikan iklan/jualan oleh salah satu akun trip organizer yang akan membuka perjalanan ke Pahawang, KZL MZ!.

Foto itu saya jepret pada tanggal 26 April 2014 saat berada di Pulau Pasir Timbul dalam rangka Trip ke Pahawang, Lampung bareng Travollution. Saat itu gak mungkin ada orang lain mengambil gambar dengan sudut yang sama, dengan orang-orang yang sama dengan yang ada dalam foto tersebut kecuali saya sendiri yang melakukannya.

Mas admin NgetripMulu.Com ngambil darimana??
Mas admin NgetripMulu.Com ngambil darimana ya?

Lalu kemudian bandingkan dengan foto postingan saya di blog tentang #CeritaTripPahawang pada tanggal 16 Mei 2014

Hasil capture Foto dari Blog saya
Hasil capture Foto dari Blog saya

Gak ada watermarknya tuh? ya memang tidak ada watermark. Tetapi balik lagi ke soal etika tata cara berinternet. Menggunakan hasil gambar/foto karya orang lain tanpa ijin untuk beriklan/berjualan? haiyah, mas admin, saya kira pasti kalian bisa menjepret foto lebih bagus dengan kamera yang lebih bagus dari sekedar ponsel Tiongkok saya. Terus kenapa saya menulis ini? yaa biar sadar diri aja sih adminnya, jualan ngetrip kok pakai punya foto orang tanpa ijin, minimal mbok yo tulis lah sumbernya. Cuma itu aja? iya cuma itu aja kok, eh nggak deng, saya juga mau fotonya dihapus dari wall akun Facebook trip organizer tersebut. Gampang kan? gampang lah bro, amsa gak bisa gitu doang. Kalau mereka gak mau ngaku? ya maling kuwi namane.

Cerita lain soal foto yang juga dijadikan iklan jualan : http://dapuramatir.blogspot.com/2011/02/pengambilan-dan-penggunaan-foto-tanpa.html