Pernyataan Sikap Otoblogger Indonesia Atas Kecelakaan di Tol Jagorawi 8 September 2013

Posted on


Keselamatan berkendara, darimana dimulai? selain dari diri sendiri tentunya rasanya hampir semua setuju kalau keluarga merupakan pintu/filter pertamayang berperan dalam keselamatan berkendara.Oreangtua jelas memiliki tanggung jawab yang paling besar dalam keluarga, bagaimana mereka harus mampu mengarahkan para anak-anaknya terkait keselamatan berkendara maupun di jalan raya. Seperti slogan yang dirilis akun twitter yang berisikan kicauan tweet para penggiat safety @kopdarpengicau , yaitu Aja(r)kan selamat.  Begitu pula dengan milis Otoblogger Indonesia (OBI) yang tetap konsisten dalam penegakan aturan hukum di jalan raya dan keselamatan berkendara. dan terkait kecelakaan yang mengakibatkan tabrakan beruntun di tol Jagorawi pada tanggal 8 September 2013 kemarin hingga menyebabkan 6 orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya luka-luka. Semoga saja para orangtua semakin terbuka bahwa belum saatnya memberikan kunci kendaraan kepada anak dibawah umur.

PERNYATAAN SIKAP OTO BLOGGER INDONESIA

Jakarta, 9 September 2013.

Minggu (8/9), publik kembali diguncang dengan kecelakaan maut yang menewaskan enam orang di kilometer 8, jalan tol Jagorawi, Jakarta Timur, sekitar pukul 00.30 WIB. Menurut berita yang dimuat sejumlah media, kejadian tragis itu dipicu ketika sebuah mobil Mitsubishi Lancer EX yang dikemudikan oleh AQJ (13) hilang kendali. Sedan tersebut kemudian menabrak pagar pembatas jalan tol dan dua mobil (Toyota Avanza dan Daihatsu Granmax) yang datang dari arah berlawanan.

Terkait dengan kejadian tersebut, Oto Blogger Indonesia (OBI) menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Keprihatinan mendalam terhadap tragedi di jalan tol Jagorawi, semoga keluarga korban diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kejadian ini.
  2. Mendesak aparat penegak hukum menuntaskan perkara kecelakaan tersebut sesuai dengan hukum dan undang-undang yang berlaku. Hal ini tidak lepas dari salah satu fungsi hukum: memenuhi rasa keadilan dan memberikan efek jera.
  3. Menghimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua agar tidak memberikan izin mengendarai sepeda motor atau mobil kepada anak di bawah umur (belum memiliki SIM).

Oto Blogger Indonesia  (OBI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s