Efek Samping Penjualan 951 unit Kendaraan Dalam 1 Hari

Posted on Updated on


Emang edan deh ATPM yang satu itu, caranya menjual unit motor benar-benar totalitas abiss, istilahnya gimana pun caranya unit harus kejual buanyakkk. Program iming-iming gratis bensin 1 tahun plus embel-embel lainnya pun makin menarik minat para konsumen dan penggemar ATPM tersebut. Dan bagi si ATPM sepertinya nggak ragu-ragu dan nggak masalah tuh harus ngebeliin konsumen bensin yang nilainya setara 2 juta rupiah, kan produknya saja dijual 14 jutaan per unitnya, jadi kalau layaknya diskon yah konsumen ‘seperti untung’ 2 jutaan.

Kalo mau hitung-hitungan gw sih ngeliatnya ini ATPM udah untung gede, 951 unit produk kejual dalam satu hari di satu tempat jelas menunjukan cara mereka bagaimana menjual motor itu mudah kok, kasih aja program promosi pasti orang bakal tertarik, secara ini di Indonesia, siapa sih yang nggak ngiler diskon/promo, apalagi orang yang kepincut iklan produk baru dan ngeliat bagi mereka valuenya bagus pasti bakalan berpikiran “wahhh sayang tuh kalo nggak diambil, lumayan gratis bensin 1 tahun dan ada bonus lainnya”, maka antri lah mereka menunggu giliran hanya untuk sekedar mendapatkan keistimewaan sebagai seribu pembeli pertama, bagus toh.

Macettt woy. (Foto Ilustrasi.Sumber: Tribunnews)

Ya, bagi mereka bagus tapi bagi gw sepertinya lain. Lhah, bayangin aja 951 unit ludes dalam satu hari di satu tempat yang artinya 951 unit baru tersebut bakal nambahin kemacetan lalu lintas Jakarta dan sekitarnya. Jualan terusss, dan seolah industri otomotif ini emang nggak ada matinya, ini baru 1 hari, lalu gimana kedepannya, satu – dua- tiga bulan kemudian?ahh ngga kebayang lah gw. Dan apapun produk baru yang diluncurkan pabrikan ini asal bisa ‘menarik mata’ konsumen pun akan tergiur ditambah iming-iming bonus sana-sini, maka bertambahlah penghuni jalanan yang akan siap memacetkan kota Jakarta ini.

Belum lagi soal bensin yang gratis bagi 951 pemilik tersebut, welehhhh mereka yang beli motor pada saat itu bisa dikatakan golongan mampu, kenapa harus dikasih BBM gratis??, kita tahu sekarang bensin merupakan kebutuhan yang sangat penting, siapapun pasti butuh bensin, lah tapi bensin yang akan digratisin oleh si ATPM ke 951 itu yang mana????!!!. Jenis Premium atau Oktan 92?, Lalu gimana dengan orang-orang yang nggak mampu membeli bensin, katakanlah tukang ojek, supir angkot, kenapa bukan mereka?mereka lebih berhak menerima subsidi BBM. Kalau para pemilik 951 kendaraan itu disubsidi bensin gratis jenis Premium, sama aja mereka menghabiskan anggaran Subsidi bensin yang ditujukan untuk rakyat yang tidak mampu.

Gratis BBM Subsidi? Malu dong. (Foto: Jakpress.com)

Dan mungkin 951 unit tersebut sudah memenuhi dan mem-padatkan jalan-jalan Ibukota besok. Bertambahnya varian unit kendaraan kelas bawah yang tentunya tidak diimbangi dengan kualitas berkendara yang baik, maka hasilnya sama saja, kalau pengendaranya ugal-ugalan maka kemungkinan kecelakaan semakin besar. Dan lagi perbaikan transportasi massal belum sepenuhnya berjalan. Jadi kenapa nggak sekalian cetak rekor penyebab kemacetan atau kecelakaan terbesar di satu kota.

19 thoughts on “Efek Samping Penjualan 951 unit Kendaraan Dalam 1 Hari

    kebo220rr said:
    August 8, 2011 at 8:02 pm

    ATPM tugasnya ya jualan motor,Bensin urusan PERTAMINA..Kebijakan lalu lintas urusan PEMERINTAH, lha dari 3 pihak tsb harus bekerja dg baik,kalo salah satunya,atau salah duanya gk bekerja dg baik maka lahirlah macet atau kelangkaan bensin..? Atpm gk salah bro, pemegang regulasi yg kurang bekerja dg baik..! L

    Like

      fajardinihari88 responded:
      August 8, 2011 at 8:19 pm

      Memang ATPM nggak sepenuhnya salah, hanya saja mereka ‘pandai’ mencermati lambannya langkah pemerintah dalam memperbaiki layanan transportasi/perbensinan. dan ada unsur politik juga lho disini…

      Like

    kebo220rr said:
    August 8, 2011 at 8:08 pm

    ATPM tugasnya ya jualan motor,Bensin urusan PERTAMINA..Kebijakan lalu lintas urusan PEMERINTAH, lha dari 3 pihak tsb harus bekerja dg baik,kalo salah satunya,atau salah duanya gk bekerja dg baik maka lahirlah macet atau kelangkaan bensin..? Atpm gk salah bro,mereka hanya penjual motor,gk mungkinlah nyuruh mereka berhenti bekerja., pemegang regulasi yg kurang bekerja dg baik..!

    Like

    kebo220rr said:
    August 8, 2011 at 8:08 pm

    ATPM tugasnya ya jualan motor,Bensin urusan PERTAMINA..Kebijakan lalu lintas urusan PEMERINTAH, lha dari 3 pihak tsb harus bekerja dg baik,kalo salah satunya,atau salah duanya gk bekerja dg baik maka lahirlah macet atau kelangkaan bensin..? Atpm gk salah bro,mereka hanya penjual motor,gk mungkinlah nyuruh mereka berhenti bekerja., pemegang regulasi yg kurang bekerja dg baik..!

    Like

    kebo220rr said:
    August 8, 2011 at 8:11 pm

    Weh dobel 3..Maaf dihapus aja mas.!

    Like

      fajardinihari88 responded:
      August 8, 2011 at 8:18 pm

      selowww masbro…
      gw juga nggak tahu tadi kenapa bisa nggak kebuka kolom komentarnya,hahahaha

      Like

    kebo220rr said:
    August 8, 2011 at 8:51 pm

    Yups,titik pointnya kelambanan pemerintah menyikapi permasalahan transportasi,harusnya kemacetan dr dulu2 udah di prediksi,lha wong angka2 real penjualan perbulan/pertahun motor mobil dah jelas..Disinkronkan dg daya tampung jalan gmana,muat gk. Dipikirkan Gmana solusinya.. Kalo menurut saya pemerintah kita ini agk males berpikir bro,.Maunya cara instan..Pake 3in 1 lah, Erp lah, lha tu smua kan hanya mengurangi kemacetan disatu titik tp menambah kemacetan dititik yg laen..Bener gk?

    Like

      fajardinihari88 responded:
      August 8, 2011 at 9:22 pm

      memang benar, tapi disini pointnya kritikan terhadap ATPMnya masbro, soal sinergi, yah tahu sendirilah, nggak bakalan jalan, dan tetap ada unsur politik, susah. harus digencar sampai ke akarnya

      Like

    barlianta sigit said:
    August 9, 2011 at 4:51 am

    Izin produksi atpm dihitung secara nasional, jumlah kendaraan dan volume jalan secara nasional sih masih proporsional, masalahnya konsentrasi penduduk yg sangat tidak merata…

    Like

    Jin Galon said:
    August 9, 2011 at 8:21 am

    Makanya naek kereta aja kang awo.. Hehehehe..
    Setelah sekali ngerasain naek kereta jujur gw jagi ogah balik lagi naek motor… Biarpun desek2an kayak apa juga id kereta.. Kenapa? Cepet nyampe, Gak macet.. Gak keujanan.. Gak kepanasan (dalam konteks kena sinar matahari, klo panas di dalem kereta laen lagi.. Hahaha). Dan mungkin banyak pengguna kereta laen yang berpikiran sama kayak gw. Dan gw juga udah berhasil “meracuni” beberapa temen kantor gw buat naek kereta. Dan hasilnya? Mereka sekarang lebih sering naek kereta daripada naek angkutan laen ataupun kendaraan pribadi.
    Jadi intinya apa? Kalo angkutan massal bisa dihandalkan oleh masyarakat.. Gak perlu nyaman2 banget lah.. Yang penting bisa cepet, aman, adem (paling gak ada ac-nya). Masyarakat bakal pindah dengan sendirinya kok tanpa perlu dipaksa2.

    Like

    jape methe said:
    August 9, 2011 at 8:56 am

    Menurut saya ulasan disini tidak se hiperbol review blognya btg. Tapi maaf saya beda pendapat mas brow, jika itu dianggap kesalahan atpm (saya bukan fbh cenderung fby walaupun naik supra fit). memang tugas marketing untuk jualan sebanyak banyaknya. masalah subsidi bbm itukan cuma nama wong itu ga beda jauh dengan cash back 2 juta. bukannya yg beli terus dikasih bensin tiap hari satu liter. Kalo masalah kesemrawutan lalulintas ya tidak bisa dengan melarang marketing jualan motor mungkin kalo pembatasan produksi masih bisa dimaklumi. Tapi kayaknya asal angkutan umum diperbaiki lebih nyaman, efisien dan aman maka otomatis secara alami kendaraan pribadi akan terkoreksi. itu tugas pemerintah bukan tugas marketing atpm. IMHO

    Like

    Jun said:
    August 9, 2011 at 9:23 am

    Menurut ane sih wajar itu AHM bisa jual new blade sebanyak itu, riset marketing mereka hebat brow, mereka bisa tau apa mau nya konsumen indonesia.

    Ane aja tadinya sama sekali ga tertarik loh liad Blade generasi pertama, apaan cungkring gitu, jelek lah pokoknya, ga membuat kepingin beli. Tapi begitu liad yg terbaru ini, woww… langsung ada perasaan pengen beli, tp pas inget2 lg mending duidnya ditabung dulu buat nebus CBR 250 aja, hahaha…

    Like

    asmarantaka said:
    August 9, 2011 at 11:53 am

    soal macet urusan belakangan..yg penting tuh ATPM untung sebanyak2nya😀

    Like

    shogun110tromol said:
    August 10, 2011 at 12:41 am

    hahaha, yg penting untung ATPMnya:mrgreen:

    Like

    apand said:
    August 10, 2011 at 10:14 am

    ya elah mas…paragraph terakhir salah tuh…mending di edit aja…malu euy…
    baca di detik cashback koq gratis BBM nya… payah…gk diteliti dulu sebelum tulis artikel….

    Like

      fajardinihari88 responded:
      August 10, 2011 at 10:39 am

      hahaha….detikcom?jangan detikcom aja masbro

      cashbacknya free BBM selama 1 tahun senilai 2 juta rupiah

      Like

    gogo said:
    August 10, 2011 at 2:52 pm

    klo bahan bakar fosil benar2 udah abis diplanet bumi, bakalan bingung dah..

    Like

    coak musyawaroh said:
    August 10, 2011 at 8:01 pm

    hampir sama kek nya, kalo leasing ngasih free 3 bln cicilan. Kurang lebih senilai 2 juta. Kurang cerdas aja yg 951.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s