Arisan Seharusnya Bisa Jadi Ajang Silaturahmi Yang Menyenangkan

Posted on Updated on


Arisan, nama yang memang sudah tidak asing di masyarakat kita, khususnya kota Jakarta ini dimana arisan telah menjadi sebuah lifestyle menurut beberapa kalangan. Arisan yang secara umum memiliki pengertian kegiatan mengumpulkan uang oleh beberapa orang dengan nilai yang sama, nah uang yang terkumpul tersebut kemudian dimenangkan oleh salah seorang dengan cara mengundiny,  pengumpulan uang dan undian ini diadakan rutin secara berkala sampai semua orang mendapatkannya.

Ada beberapa tujuan ketika kita memutuskan untuk ikut dalam acara Arisan tersebut, ada yang bertujuan untuk biar bisa belajar menabung, ada yang sekdar ikutan saja tanpa tahu kapan menangnya, ada juga yang memang ingin menambah teman-teman baru dan ada lagi yang memang menjadikan Arisan ini sebagai sarana/ajang silaturahmi (nah ini tujuan gue).

Tentunya sebelum kegiatan arisan ini dilaksanakan pastinya ada aturan dan tata cara main soal Arisan tersebut, nah aturan dan tata cara main ini memang sebisa mungkin diikuti dan ditaati oleh para peserta yang mengikuti kegiatan arisan tersebut. Namun janganlah aturan dan tata cara main itu benar benar baku dalam pelaksanaannya agar tidak memberatkan para peserta, pada awalnya ketika gue mengikuti arisan di kalangan para teman-teman kampus gue (yang sekarang hampir semuanya sudah lulus) niat gue memang untuk ajang Silaturahmi, sebagai ajang pertemuan antara teman-teman yang pada waktu itu kita khawatir akan kebersamaan yang akan hilang karena mulai tersita oleh waktu di pekerjaan, nah dibentuklah arisan ini.

Satu tahun periode Arisan berjalan dengan sukses dengan biaya 50 ribu rupiah/ 2 bulan, gue bilang sukses karena memang ajang arisan ini benar-benar mencapai target tujuan utama sebagai ajang silaturahmi, dan memang pada saat kita semua bertemu dalam satu tempat itu, canda tawa serta kehangatan berbagi cerita begitu nikmat bro, mulai dari obrolan serius sampai becandaan mengalir begitu saja, akan tetapi setelah periode 1 tahun itu terlewatkan, nampaknya Arisan kali ini bagi gue kurang mengena terutama dari rasa kebersamaan dan kekeluargaannya, ada beberapa hal yang memang banyak gue ngga sreg seperti pemilihan tempat, dan aturan aturan lain yang tentunya masih harus gue cerna dengan pemikiran yang agak kritis tapi bukan mengedepankan ego sendiri.

Gue juga baru tahu beberapa hal yang pada arisan tahun sebelumnya ternyata diwarnai beberapa hal ketidakpuasan akan tempat penyelenggaraan acara (sumbernya darimana gue nggak mau nyebut dehh).

Dan kali ni memang gue juga pun agak keberatan mengenai tempat yang gue rasa mengenai harga food&beverage di lokasi, belum lagi soal aturan-aturan yang gue dapet dari temen lain agak nyeleneh (aturan apa nggak usah gue sebut jugaa yah) bahkan gue sampe bilang “hah, kok jadi begitu sih aturan mainnya”, gue juga bingung dikala dulu rutin menerima pemberitahuan pembayaran uang arisan via sms, facebook, twitter, bahkan dibikin pula event via facebook, ehh bukan itu juga deng, kita juga punya akun Facebook untuk Arisan itu dan juga akun twitter Arisan untuk sarana pemberitahuan dan komunikasi lainnya tapi………………………kenapa nggak digunakan lagi. Banyak yang sering nge-tweet tapi nggak ada yang berbicara soal pemberitahuan mengenai Arisan, lagi-lagi komunikasi dalam organisasi itu berperan besar efeknya.

Banyak yang gue rasa hilang dari arisan kali ini, tentunya bukan cuman gue doang yang ngerasain, teman-teman lainnya pun juga adamersakan hal yang sama, dimana rasa kekeluargaan yang gue rasa nggak sekuat tahun lalu, komunikasi yang tidak selancar sebelumnya, bahkan gue pun berencana untuk keluar dari keikutsertaan arisan kali ini cuman gue masih bertahan karena ini ajang silaturahmi, sayang banget kan kalau tali silaturahmi kita renggang dan kemudian putus (nggak bsia dibayangkan), dan lalu apakah karena kita sudah mulai merasa apatis kawan? gue rasa nggak, ayolah balik lagi, satukan lagi rasa kekeluargaan dan kebersamaan kita, lancarkan kembali komunikasi kita kawan. Bukankah menyenangkan dapat berbagi cerita dengan teman-teman lainnya ketika kita berkumpul, ayolah Jadikan arisan ini sebagai ajang silaturahmi yang menyenangkan kawan.

4 thoughts on “Arisan Seharusnya Bisa Jadi Ajang Silaturahmi Yang Menyenangkan

    bennythegreat said:
    May 26, 2011 at 12:20 pm

    Uang menggerus rasa kekeluargaan

    Like

    bayu said:
    May 26, 2011 at 5:17 pm

    kan sudah dibilang,,pada sesi selanjutnya akan dibuka forum, monggo kite keluarkan unek2 yg ada.. agar arisan tsb menjadi lbh baik..

    Like

      fajardinihari88 responded:
      May 27, 2011 at 7:25 am

      untuk pertama unek-uneknya dikeluarin disini dulu bay…
      kalo cuman diem dieman mereka juga ngga sadarr, entah siapa yang nyadarin,hahahaha

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s