Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat dari si pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan.
Tagline yang diucapkan tokoh pada salah satu acara televisis swasta benar-benar terbukti. Malam kemarin, setelah menjalankan solat Tarawih berjamaah saya iseng bertanya perihal tindak kejahatan/kriminal kepada salah satu anggota aktif di Polres Kota Tangerang yang juga menjabat sebagai ketua RW setempat, hihihi
, karena sudah cukup akrab, maklum setiap hari Minggu sore sering main voli bareng. Prapto Laksono, itu nama lengkapnya, beliau bercerita bahwa tindak kejahatan/kriminalitas pada waktu memasuki bulan Ramadhan ini sudah mulai marak, saya pun lantas bertanya soal perihal perkembangan dan informasi pencurian sepeda motor.
Bapak Prapto yang bertugas di Reskrim Polres Kota Tangerang ini mengatakan, pencurian speeda motor hingga hari ke-3 bulan puasa ini rupanya cukup tinggi, saya pun cukup tercengang dan kaget , bayangkan saja data dari wilayah Polsek Jatiuwung menyebutkan rata-rata 8 motor hilang setiap harinya (hingga hari ke-3 puasa), edyan…!!! itu maling apa maling, jadi dah tuh lebaran malingnya
. itu baru 1 wilayah Polsek, gimana dengan Polsek lainnya?? wuihh larisss maniss tuh maling!. Beliau juga mengatakan bahwa pencurian yang paling banyak diincer oleh para pelaku ialah motor matik, “yang paling diincer itu motor matik mas, biasanya pelaku sudah mengamati/mengincar maksimal 1 hari sebelumnya” ujar bapak penggemar olahraga Voli tersebut. Diperkirakan waktu yang paling rawan terjadi pencurian motor ialah ketika pada saat berbuka puasa hingga seusai solat Tarawih.
Lalu apa tindakan dari pihak kepolisian dalam menangani kasus ini? beliau menjawab “kalau patroli kita pasti lakukan patroli bahkan hingga saat sahur dan menjelang subuh ada anggota kita yang melakukan patroli”, ujarnya. Tapi bagi saya sendiri patroli saja belum cukup, perlu diimbangi terutama dari kesadaran para pemilik motor tersebut agar menjaga keamanan lingkungannya jangan sampai memberi ruang dan memancing niat para pelaku pencurian kendaraan bermotor. Sebenernya mudah saja kok, jangan pernah memarkir motor sembarangan di garasi rumah yang terbuka sekalipun itu dikunci ganda, sebaiknya bawa masuk saja ke dalam rumah, agar lebih aman. Nggak mau kan kuda besi kesayangannya hilang?, makanya dijaga dong,hehehehe.









merinding dengernya ahh……….. *sejenak termenung
teringat akan peristiwa yg mengakibatkan sufit jr. gw raib digondol maling 3 hari sebelum hari raya Idul Fitri.
sebenernya jadi shock therapy buat gw jg sih…. nggak begitu aja percaya sama yg namanya kunci stang…
so sekarang buat antisisapinya ganti kunci kontak model nazi + bawa 2 gembok yg selalu disimpan di bagasi.
kunci nazi itu sebenarnya juga guampang banget dibobol mas, saya pengalaman bongkar kunci nazi motor saya sendiri,,,karena kunci kontaknya entah gimana kabarnya ahirnya ane terpaksa deh pake kunci lain, atau dengan obeng PLUS yg gede, getok dengan kuat, lalu putar tuh kunci, hasilnya JEBOLLL, gampang banget jebol kunci nazi, waspadalah, kunci nazi gak seaman yg kita kira sebelumnya
ini maling kebanyakan pahala maka nya bulan puasa pun motor2 orang pada di embat semua nya,,,kalau belum kena azab ya masih tetap maling,ya Allah mungkin mau kiamat kali ya ni dunia
Edan…!!!
Pst remason ini
jangan lupa…kunci maling pun berevolusi
http://setia1heri.wordpress.com/2012/02/15/kunci-maling-pun-berevolusi/
Wow maha dahsyat! kunci utama hanya waspada jangan lupa kunci ganda juga atau kunci tersembunyi juga
haduh jadi was-was juga kalo gini
Harusnya pakai kunci tambahan